March 2, 2021 By dailychevrolet3s.com 0

Bubuk Merica Halawa – Item Merah Panas Yang Harus Ada di Kotak P3K Anda

Saat memikirkan tempat di rumah yang memiliki bubuk merica, Anda bisa langsung mengaitkannya dengan dapur atau ruang makan alih-alih lemari obat di kamar mandi. Ini bisa dimaklumi karena bubuk merah panas ini dikenal luas dan digunakan untuk membumbui makanan. Namun, di beberapa masyarakat, terutama di antara penduduk asli Amerika, bubuk merica juga digunakan sebagai obat yang telah dihormati selama ribuan tahun seperti masalah kesehatan seperti perut kembung, sakit perut, nyeri kram dan gangguan sistem peredaran darah.

Bubuk merica adalah ekstrak bubuk dari merica, semak penghangat berwarna merah darah yang tumbuh di iklim tropis dan subtropis. Ramuan panas yang sangat merah ini memberi energi dan meremajakan banyak sistem dalam tubuh, termasuk sistem peredaran darah dan pencernaan.

Selain itu, bubuk merica juga dikenal sebagai pereda nyeri yang efektif. Komponen paling aktifnya, capsaicin, mengeluarkan zat P, penyebab rasa sakit yang kita rasakan saat tubuh kita dalam masalah. Zat P berfungsi sebagai reseptor kimiawi yang mengirimkan sinyal nyeri punggung ke otak dari sistem saraf lokal. Dengan menipisnya zat P, capsaicin mengurangi rasa sakit karena kadar zat P yang tidak memadai akan menyampaikan pesan rasa sakit ke otak. Dengan khasiat pereda nyeri ini, cabai merah dalam bentuk krim juga digunakan untuk meredakan nyeri akibat rheumatoid arthritis, kejang otot, herpes zoster, bursitis, neuropati diabetik, serta nyeri fantom yang ditimbulkan oleh amputasi. Selain menghilangkan rasa sakit, capsaicin juga meningkatkan sirkulasi dan juga telah terbukti mengurangi psoriasis.

Bubuk merica juga dapat dikonsumsi secara oral dalam bentuk suplemen cabai dan digunakan untuk meredakan mulas, sakit kepala, gangguan pencernaan dan bahkan untuk menurunkan berat badan. Mengambil bubuk merica secara oral juga telah dilakukan untuk meredakan nyeri akibat kram menstruasi, mengatasi mabuk laut, kehilangan nafsu makan, alkoholisme dan diare. Mungkin terdengar bertentangan karena merupakan bumbu, tetapi bubuk cabai rawit juga digunakan untuk menurunkan suhu tubuh dengan memicu bagian otak yang terkait dengan pendinginan tubuh. Paradoksnya, obat ini juga digunakan untuk mengobati ekstremitas dingin. Tampaknya alam memiliki cara menyediakan tanaman yang memungkinkan tubuh menahan panas bagi orang-orang di negara dengan iklim panas seperti cabai rawit tumbuh di zona iklim tropis. Sifat pengatur panas tubuh ini membuat cabai rawit menjadi obat tradisional yang banyak digunakan untuk demam, bahkan untuk demam kuning dan malaria.

Dianggap sebagai ekspektoran organik, capsaicin dalam bubuk cabai rawit membantu mengencerkan lendir, sehingga dapat dengan mudah dikeluarkan. Ini dianggap sebagai obat untuk batuk dan dapat digunakan sebagai pengobatan tambahan untuk pneumonia. Selain itu, ada penelitian yang sedang berlangsung yang menyelidiki kemampuan capsaicin untuk mencegah penyakit kardiovaskular, seperti arteriosklerosis, penyakit jantung, dan stroke. Cabai rawit dianggap efektif menurunkan kolesterol dan trigliserida.

Dari batuk sederhana hingga penyakit kardiovaskular yang rumit, bubuk cabai rawit terbukti memberikan efek terapeutik. Ini memberi bubuk cabai rawit ruang yang tepat tidak hanya di lemari dapur, tetapi juga di lemari obat dan kotak P3K.

Kesehatan adalah salah satu kekayaan terbesar didunia, itulah sebabnya dia menikmati setiap hari bahwa dia sehat. Suplemen kesehatan seperti bubuk merica menarik perhatiannya. Pelajari lebih lanjut tentang suplemen serbaguna ini dan bubuk curah lainnya, suplemen nutrisi, ekstrak tumbuhan, dan bahan baku nutrisi grosir dengan mengunjungi kami di Bubuk merica Halawa  .